UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING
Universitas Muhammadiyah Malang
UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING
Universitas Muhammadiyah Malang

Bendera 20x40 berkibar di Panderman

Author : Administrator | Kamis, 18 Agustus 2016 06:10 WIB

KOTA BATU – Inilah cara unik Cansabalas Adventure Team untuk merayakan HUT Ke-71 RI. Mereka membentangkan bendera Merah Putih berukuran 20 meter x 40 meter di puncak Gunung Panderman, Selasa (16/8) sore. 

Ini mungkin bendera Merah Putih terbesar yang pernah ada di Malang Raya. Sebelumnya, ada bendera ukuran besar di Desa Sananrejo, Kecamatan Turen. Namun, luas bendera yang terpasang tiap tahun itu hanya sekitar 200 meter. Bandingkan dengan bendera milik Cansabalas Adventure Team, yang memiliki luas 800 meter persegi. 

Untuk mengangkat bendera seberat 120 kilogram ini dari Alun-Alun Kota Batu menuju Gunung Panderman butuh 40 orang. Karena untuk mengangkatnya, bendera itu harus dibentangkan memanjang. 

Butuh waktu sekitar empat jam untuk memboyong bendera itu dengan berjalan kaki. Sebab, jarak dari alun-alun menuju puncak Panderman sekitar 20 kilometer. Sebelum dibawa ke Panderman, ada prosesi pelepasan yang dilakukan Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata. 

Nur Salam, pendiri Cansabalas Adventure Team, ini mengatakan, pemasangan bendera raksasa tersebut sudah tahun keenam. Yakni sejak 2011 lalu. ”Dahulu diam-diam saja. Namun, mulai tahun lalu dikenalkan kepada masyarakat dengan membawa bendera dari Alun-Alun Kota Batu,” kata Nur Salam. 

Saat timnya memasang bendera di Panderman secara diam-diam pada tahun sebelumnya, warga mengira bendera itu milik TNI. ”Karena itu, saya kirab dulu bendera ini dari alun-alun sebelum dibentangkan,” kata Mansion–sapaan akrab Nur Salam. 

Tim Cansabalas Adventure Team ini beranggotakan beragam latar belakang. Ada perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu, Komunitas Trail Batu Ngalas Touring (BNT), dan Forum Otomotif Batu (FOB). Mereka berangkat dari Alun-Alun Kota Batu melintasi Jalan Gadjah Mada, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Suropati, Desa Pesanggrahan, Dusun Toyomerto, masuk ke kawasan pendakian Gunung Panderman, dan sampai di ground Kemerdekaan. ”Berangkat pukul 09.00, sampai lokasi pukul 13.00, perjalanannya sejauh 20 kilometer,” kata Mansion yang juga warga Desa Sumbergondo, Kota Batu ini. 

Bendera itu dibentangkan selama tiga hari. Mulai 16 hingga 18 Agustus 2016 di ground Kemerdekaan. Waktu pembentangan pukul 16.00. Pada 17 Agustus 2016, semua anggota Cansabalas Adventure Team menggelar upacara bendera. Lalu penurunan bendera pada 18 Agustus pukul 16.00. ”Bendera Indonesia raksasa ini akan selalu kelihatan dari kejauhan, supaya mengingatkan rasa nasionalisme,” terang Mansion. 

Bendera raksasa itu bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI pada 2012 lalu. Sebelum mendapatkan bantuan, Cansabalas Adventure Team menjahit sendiri untuk bendera raksasa. ”Awalnya kami memakai bendera jahitan sendiri, tapi lama-lama rusak saat dibentangkan di Gunung Arjuno,” kata Mansion. 

Selain memperingati Kemerdekaan RI, bendera raksasa juga dibentangkan saat peringatan Sumpah Pemuda. Pada 2012 lalu di Gunung Arjuno, 2013 di Gunung Merapi, 2014 hingga 2015 di Gunung Panderman Kota Batu. 

Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata berpesan agar setiap tim pencinta alam agar menjaga kebersihan. ”Saya dulu juga pencinta alam saat kuliah, jangan mengotori gunung,” tandas Leo–sapaan akrabnya. (asa/c2/abm)

 

Sumber: radarmalang.co.id

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image