UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING
Universitas Muhammadiyah Malang
UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING
Universitas Muhammadiyah Malang

Buang Kata “TETAPI”

Buang Kata “TETAPI”

Apakah anda sering mengalami hambatan dalam menemukan makna kehidupan? Anda tahu apa yang Anda inginkan, namun sayang ada pula rintangan yang menghambat.

Berikut ini ada latihan menarik yang diajarkan Daniel H. Pink dalam bukunya A Whole New Mind. Katanya, coba tuliskan apa saja perubahan-perubahan penting yang ingin Anda buat, dan tuliskan pula penghalangnya.

Misalnya:

Saya ingin menghabiskan banyak waktu dengan keluarga saya, tetapi saya banyak bepergian dalam pekerjaan saya.

Saya ingin lebih sering membaca, tetapi saya jarang punya waktu untuk bisa duduk dengan buku di tangan.

Kata Daniel: gantilah kata “tetapi” tersebut dengan “dan”.

contoh:

Saya akan lebih menghabiskan waktu dengan keluarga saya, dan saya banyak bepergian dalam pekerjaan saya. Maka, saya perlu menemukan cara-cara untuk membawa keluarga saya bersama selama perjalanan saya.

Saya akan banyak membaca, dan saya jarang sekali mempunyai waktu untuk bisa duduk dengan membaca buku di tangan. Maka saya perlu merekam buku-buku tsb sehingga saya dapat mendengarnya di dalam mobil atau di tempat olah raga.

Menukar kata “tetapi” menjadi “dan” intinya adalah memindahkan cara kita yang terbiasa dalam pola pembuatan alasan, masuk ke pola pemecahan masalah. Sederhan

Shared: