UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING
Universitas Muhammadiyah Malang
UPT. BIMBINGAN DAN KONSELING
Universitas Muhammadiyah Malang

BK di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

 A.    Latar Belakang

Akhir tahun 2015 merupakan waktu diberlakukannya pasar bebas untuk kawasan ASEAN. Pasar bebas kawasan ASEAN memberikan peluang dan tantangan bagi bangsa Indonesia. Salah satu potensi besar yang dimiliki Indonesian adalah jumlah sumber daya manusia yang terbesar di antara negara-negara ASEAN. Ketidakmampuan mengelola potensi ini akan mengakibatkan dampak yang luas bagi keberlangsungan bangsa dalam menghadapi kompetisi global.

Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan pengakuan kualifikasi profesioanl bagian penting dalaman Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Karena itu, strategi yang perlu dilakukan dalam menghadapi MEA adalah memperkuat lembaga-lembaga pendidikan dan asosiasi profesi yang ada di dalamnya.

Bimbingan dan konseling merupakan salah satu pilar dalam institusi pendidikan berperan dalam membantu peserta didik siap menghadapi berbagai tantangan dan peluang baik dari MEA. Bimbingan dan konseling menjadi sebuah unit yang penting dalam menyiapkan kualitas sumberdaya manusia yang lebih kompetitif. Pembentukan watak yang menjadi tujuan pendidikan nasional akan dapat terwujud manakala lembaga bimbingan dan konseling dapat memainkan peran dan fungsinya dengan baik.

Pada dasarnya, Guru BK atau konselor dapat menjadi  motor penggerak dalam menyiapkan sumberdaya manusia (peserta didik) yang berkarakteristik positif dan unggul. Untuk memenuhi harapan tersebut maka kompetensi guru BK atau konselor perlu senantiasa ditingkatkan agar mampu bersaing dan diakui kualifikasi profesionalnya dalam menjalankan tugas di lembaga pendidikan.

Asosiasi Bimbingan dan Konseling (ABKIN) sebagai organisasi profesi bimbingan dan konseling memiliki tugas penting dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualifikasi professional guru BK atau konselor di era MEA. Oleh karena itu ABKIN bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi akan menyelenggarakan Rapat Kerja, Latihan dan Seminar Nasional.

 

B.     Tema

Tema kegiatan ini adalah Profesi BK di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

 

C.    Tujuan

Kegiatan ini memiliki tujuan sebagai berikut :

1.      Meningkatkan kompetensi teori dan praktis bimbingan dan konseling

2.      Meningkatkan kemampuan inovasi dalam kegiatan bimbingan dan konseling

3.    Meningkatkan pemahaman tentang peluang dan tantangan profesi bimbingan dan konseling di era MEA 2015

Shared: